Wednesday, November 14, 2012

Taman Hemat Air

Taman Hemat Air
Coba untuk menghemat penggunaan air saat menyiram tanaman kesayangan Anda.
Menyiram tanaman
Rabu, 24 Oktober 2012
Topik: Rumah
 
Banyak orang yang memiliki kendala untuk memiliki taman. Salah satu kendala adalah sulit mendapatkan air atau tidak ada waktu yang cukup untuk menyiram tanaman yang ada di dalamnya. Tanaman sebagai penghuni dari taman memang memerlukan air agar dapat hidup. Dengan perencanaan dan teknik yang tepat, tanaman dapat tumbuh dengan baik tanpa mengalami kekeringan. Bagaimana membuat taman hemat air?
Taman yang hanya memerlukan sedikit air dikenal dengan istilah xeriscape. Ini biasa digunakan untuk daerah-daerah kering. Tetapi, ini juga dapat diaplikasikan pada taman jika Anda tidak ingin dipusingkan dengan urusan menyiram tanaman tetapi tetap memiliki taman yang indah. Anda perlu melakukan xeriscaping yaitu memilah tanaman berdasarkan jenis dan kebutuhannya terhadap air.
Beberapa cara agar dapat menghemat air untuk perawatan taman adalah:
  • Pilih tanaman yang tidak membutuhkan banyak air

    Tanaman sejenis kaktus, cemara, bambu, dan nanas-nanasan merupakan tanaman yang biasa hidup di daerah kering. Tanaman jenis ini tidak memerlukan banyak air untuk hidup, maka sangat tepat jika xeriscape memilih tanaman jenis ini.
  • Pengelompokan tanaman

    Untuk menambah keindahan, mungkin Anda ingin menambahkan jenis tanaman yang memerlukan air untuk hidup. Jika ada beberapa jenis tanaman, Anda dapat mengelompokkan saat menanamnya berdasarkan kebutuhannya terhadap air.

    Tanam secara berdekatan tanaman-tanaman yang mebutuhkan air dan kelompok lain, tanaman yang tidak terlalu membutuhkan air. Dengan melakukan pengelompokkan ini, maka penggunaan air untuk menyiram dapat dikurangi karena pada kelompok tanaman yang bisa hidup di daerah yang kering, Anda tidak perlu menyiram dengan banyak air tanpa membuat kering tanaman yang butuh lebih banyak air.
  • Teknik menanam

    Anda dapat menerapkan penghematan air mulai dari saat menanam. Caranya, gali lubang, isi dengan air, biarkan air menyerap tanah ke dalam tanah sehingga tanah menjadi lembap. Selanjutnya, masukkan tanaman dan masukkan kembali tanah. Setelah selesai ditanam siram kembali dengan air.

    Cara ini membuat akar lebih cepat tertanam dalam tanah. Selain itu, metode ini akan mengurangi frekuensi penggunaan air.
  • Menyiram dengan efisien

    Agar tidak banyak air yang terbuang, penggunaan air harus diperhatikan saat melakukan penyiraman. Cara untuk menghemat air adalah dengan menggunakan ember khusus tanaman atau dengan menggunakan spray sehingga menghasilkan tetesan air. Ini jauh lebih efisien dibandingkan jika menggunakan selang. Selain itu, akar akan lebih optimal menyerap air dalam bentuk tetesan yang keluar secara perlahan.
  • Pilih waktu yang tepat untuk menyiram

    Waktu yang tepat untuk menyiram tanaman adalah pada sore atau malam hari. Penyebabnya adalah karena cuaca yang lebih teduh pada saat itu, sehingga mengurangi penguapan dan air dapat bertahan lebih lama pada tanaman dan media tanam. Penyiraman pada saat teduh membuat tanaman memiliki lebih banyak kesempatan untuk menyerap air.
  • Memanfaatkan air buangan

    Air AC yang biasa tidak dibuang, dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman. Ini merupakan air hasil kondensasi dengan hasil yang baik. Air buangan lainnya adalah dengan menadahkan air hujan dari atap, Anda dapat memanen banyak air yang berguna untuk menyirami taman.
Dengan cara menyiram tanaman yang tepat, kini Anda dapat memiliki taman hemat air, yaitu merawat taman dengan air yang minim sekaligus melatih kita untuk menghemat air.

0 comments:

Post a Comment